Sunday, May 3, 2015

UAS Studi Budaya - Penggunaan Internet Meme dalam Kehidupan Modern

Apa itu Meme?



Meme (dibaca 'mi:m / meem) pertama kali dikeluarkan oleh Richard Dawkins di tahun 1976 dalam bukunya yang berjudul The Selfish Gene. Dalam buku tersebut, Dawkins menjelaskan bahwa Meme sebenarnya adalah upaya penyebaran informasi budaya dari satu individu ke individu lainnya.

Sedangkan internet meme sendiri sebenarnya adalah konsep meme yang telah diubah karena lingkungan internet. Sehingga Internet Meme adalah aktivitas, konsep, ide, ataupun media yang tersebar sebagai sebuah tiruan dari seorang individu ke individu lainnya lewat internet.



Bila kita lihat, Internet Meme seringkali berhubungan dengan fenomena yang sedang terjadi di sekitar kita. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua fenomena tersebut dapat dijadikan meme.

Seringkali, kita mengsalahartikan meme sebagai digital poster. Namun, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara meme dengan digital poster tersebut. Salah satunya adalah dari seberapa terkenal "subjek" yang digunakan. Saat subjek yang digunakan dikenal oleh orang luas dan mempengaruhi budaya di sekitar kita, maka saat itulah disebut dengan meme.


Dengan demikian, meme tidak selalu berupa gambar atau foto. Video, komik, bahkan game dapat menjadi salah satu bentuk dari Meme.


Contoh - Contoh Meme yang Sudah Beredar

Berikut merupakan contoh - contoh dari meme yang sudah beredar di sekitar kita, dan fenomena asal dari meme tersebut.

Kategori Gambar

"Keep Calm and Carry On"



Fenomena :

Pada awalnya, poster "Keep Calm and Carry On" ini dibuat oleh pemerintah Inggris di tahun 1939, untuk menenangkan warga Inggris dari serangan Jerman. Terdapat 3 poster dengan desain yang serupa, dengan kalimat : "Your Courage, Your Cheerfulness, Your Resolution will Bring Us Victory", "Freedom is in Peril", dan "Keep Calm and Carry On".



Pada akhir perang dunia kedua, dipercaya bahwa poster - poster ini telah hancur akibat perang. Namun 60 tahun kemudian, seorang pemilik toko buku Barter Books menemukan sebuah kopian asli poster tersebut di antara buku - buku tua yang ia beli lewat lelang.

Poster tersebut akhirnya dibuat ulang dan menjadi salah satu trend yang masih sering kita lihat hingga saat ini.

Meme :



Sekarang ini, poster "Keep Calm and Carry On" dapat kita lihat di mana - mana dengan variasi yang berbeda - beda. Dimulai dari kalimat yang berbeda, lambang mahkota yang diganti, hingga latar yang berbeda.


Kategori Musik

The Fox (What Does the Fox Say?) - YLVIS



Fenomena :

Pada tahun 2014 lalu, duo komedian Vegard dan Bård Ylvisåker membuat sebuah lagu dan video yang sekarang ini dikenal oleh seluruh dunia. Lagu yang berjudul "What Does the Fox Say ?" ini telah ditonton oleh pengguna Youtube sebanyak 507,942,701 kali.

Meme :



Pada tahun yang sama, seorang Youtuber bernama Nigahiga membuat sebuah meme video dan lagu buatan YLVIS tersebut. Di video tersebut ia tetap mempertahankan nada yang digunakan YLVIS namun mengubah lirik lagu tersebut. Ia juga membuat video yang dapat dikatakan mempunyai kemiripan dengan video buatan YLVIS tersebut.


Kategori Video

Harlem Shake



Fenomena :

Pada awalnya Harlem Shake sendiri adalah sebutan untuk sebuah nama tarian di tahun 1981. Namun, pada tanggal 10 Mei 2012 sebuah lagu berjudul "Harlem Shake" mulai masuk ke Youtube. Dan pada tanggal 30 Januari 2013, seorang Youtuber bernama DizastaMusic mengupload video original pertama Harlem Shake.

Meme :


Sejak dimulai oleh seorang Youtuber bernama DizastaMusic, Harlem Shake menjadi salah satu meme yang sangat mendunia. Sejak awal Febuari tahun 2013, beribu - ribu video Harlem Shake dengan variasi yang berbeda - beda pun diupload dalam situs Youtube.


Kategori Game

Five Nights at Freddy



Fenomena :

Five Nights at Freddy adalah sebuah game click-and-point survival horror buatan Scott Cawthon. Game ini pertama diluncurkan pada tanggal 8 Agustus tahun 2014. Game ini sendiri dapat dimainkan di iOs, Android, dan Steam.
Kesuksesan game ini membuat sang pembuat membuat 2 sekuel game ini yang berjudul Five Nights at Freddy 2 & Five Nights at Freddy 3.

Meme :


Salah satu meme dari game terkenal ini berjudul Five Nights at Teddy. Game tersebut menggunakan sistem bermain yang sama namun hanya mengubah sedikit lingkungan sekitar, dan tentu saja mengubah boneka Freddy menjadi salah satu tokoh game lain bernama Teddy (Shin Megami Tensei Persona 4).
Selain game Five Nights at Teddy, banyak game - game lainnya yang meniru game Five Nights at Freddy tersebut.


Hubungan Meme dengan Pluralisme dalam Post Modern

Pluralisme dalam Post Modern dibagi menjadi 4 kategori : Bricolage, Pastiche, Parodi, dan Dekonstruksi.

Dalam benak kita saat ini, seringkali Meme dihubungkan dengan pluralisme parodi yang meniru suatu karya dengan menghina atau mengolok - olok subjek karya itu sendiri. Hal tersebut tidaklah salah bila kita melihat arti Meme dari sudut pandang orang - orang Indonesia saat ini.

Dapat kita lihat di contoh di atas, beberapa saat lalu, Indonesia cukup dihebohkan dengan meme Syahrini yang sedang berbaring dan mengatakan "I feel free!". Dalam gambar tersebut, dapat kita lihat bahwa banyak orang mengolok - olok Syahrini yang berfoto sambil berbaring.

Maka dapat kita simpulkan, bahwa sekarang ini, di Indonesia apa yang disebut dengan Meme adalah suatu media untuk memparodikan subjek tertentu.

Namun bila kita lihat dari arti Meme yang sebenarnya, maka tidak semua Meme digunakan sebagai parodi. Bahkan kebanyakan Meme yang beredar lebih mengarah pada Pastiche dan Bricolage.


Dapat kita lihat pada meme Harlem Shake, para pembuat Harlem Shake tidaklah menghina sang pembuat asli dari video tersebut. Mereka hanya meniru apa yang dibuat oleh pembuat aslinya dengan mengubah beberapa aspek.

Bila kita lihat dari sudut setiap orang dalam video tersebut, maka akan termasuk dalam Pastiche (meniru gaya menari, meniru kostum, dll). Namun video Harlem Shake tersebut secara keseluruhan termasuk ke dalam Bricolage (menambah aspek - aspek lain yang tidak ada di video orisinil).


Hegemoni Masyarakat akibat Meme

Hegemoni adalah dominasi satu pihak terhadap pihak lain dengan "sukarela". Dalam Hegemoni, ide yang didiktekan oleh kaum dominan dianggap wajar oleh kaum yang didominasi.



Dalam kehidupan modern ini, Media massa telah mengatur kehidupan kita. Berbeda dengan dahulu, sekarang ini media massa digunakan untuk mendukung dan menyebarluaskan kekuasaan. Dan, tanpa kita sadari kita sudah diatur oleh media massa dalam kehidupan kita sehari – hari.

Seperti yang kita tahu, saat ini meme (baik pengertian umum orang Indonesia maupun pengertian sebenarnya) sudah menyebar di banyak media massa. Fenomena - fenomena sosial dapat kita akses dengan cepat.

Pembuatan Meme itu sendiri sudah menunjukkan bahwa kita sebagai pembuat telah diatur oleh media massa dengan sukarela. Dengan adanya meme di sekitar kita, kita mendapat pola pikir baru.



Contoh di atas adalah meme yang sesuai dengan pengertian yang beredar di antara masyarakat Indonesia. Beberapa saat lalu, terdapat meme Dijah Yellow yang cukup heboh di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam meme tersebut, pola pikir kita diatur sedemikian rupa, sehingga kita berpikiran sama dengan apa yang diinginkan oleh pembuat meme tersebut.


Meme juga dapat membuat kita mengikuti trend - trend yang sedang beredar di media massa. Saat suatu media massa menentukan bahwa suatu topik merupakan sebuah trend, maka kita akan segera mengikuti trend tersebut.

Kesimpulan



Dapat kita lihat, bahwa terdapat perbedaan pengertian yang cukup signifikan antara meme yang beredar di Indonesia, dan arti dari meme itu sendiri. Namun, dapat kita simpulkan bahwa keduanya berdasar pada apa yang sedang menjadi bahan pembicaraan saat itu.

Meme sendiri sudah menjadi sebuah budaya yang banyak kita lihat di sekitar kita, terutama di dunia maya dan menjadi bagian dari kehidupan kita.


Sumber : 

Berikut merupakan sumber yang digunakan dalam mencari pengertian dari Meme :

  • http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_meme
  • http://www.lauraportwoodstacer.com/cfps/jvc-memes/
  • http://whatis.techtarget.com/definition/Internet-meme